Pos

Menampilkan pos dari Januari, 2009

Bermanfaatkah kita untuk mereka?

"sebaik-baik manusia di antara kamu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain" (HR Bukhori Muslim).

"kamu lihat dia ngga? sudah dua hari ngga masuk,kemana ya?"
sahabat semua pasti pernah merasakan kerinduan kepada seseorang, ataupun siapa saja pasti mengalaminya. di saat hadir dia membuat kita bahagia dan terus semangat. Namun sahabat juga pasti pernah mengalami saat kehadiran seseorang justru menjadi bencana bagi kita dan yang lainnya.

Hadist di atas mengatakan bahwa jikalau ingin mengukur sejauh mana derajat kemuliaan akhlak kita, maka ukurlah sejauh mana nilai manfaat diri ini bagi yang lainnya? Istilah Emha Ainun Nadjib-nya, tanyakanlah pada diri ini apakah kita ini manusia wajib, sunat,mubah atau haram.

Seperti apa sih manusia wajib itu? manusia wajib itu di tandai jikalau keberadaanya justru sangat dirindukan, membawa manfaat, perilakunya membuat siapapun yang ada di sekitarnya terpesona ( tapi beda dengan tebar pesona ya..) kata-katanya akan senantia…

Coklat bisa menyebabkan.....

Gambar
menanggapi permintaan dari seorang teman yang memaksa terus minta coklat, dengan berat hati ( heu..heu..gak ikhlas nih..) maka saya jadikan itu sebagai bahan posting hari ini, sebetulnya sudah banyak yang membuat judul dan membahas tentang coklat. di sini saya hanya mencoba menghadirkan kembali dengan bahasa dan dialek saya sendiri...ciee.... artikel ini wajib di baca untuk kamu-kamu yang coklat minded atau yang pernah makan coklat. termasuk aku juga hehe..

Kata coklat berasal dari xocoatl (bahasa suku Aztec) yang berarti minuman pahit. Suku Aztec dan Maya di Mexico percaya bahwa Dewa Pertanian telah mengirimkan coklat yang berasal dari surga kepada mereka. Cortes kemudian membawanya ke Spanyol antara tahun 1502-1528, dan oleh orang-orang Spanyol minuman pahit tersebut dicampur gula sehingga rasanya lebih enak. Coklat kemudian menyebar ke Perancis, Belanda dan Inggris. Pada tahun 1765 didirikan pabrik coklat di Massachusetts, Amerika Serikat.

Rasa asli biji coklat sebenarnya pahit, itu …

Filosofi Petani Jagung (jangan di baca! ini gak penting.

Gambar
Seorang wartawan mewawancarai seorang petani untuk mengetahui rahasia di balik buah jagungnya yang selama bertahun-tahun selalu berhasil memenangkan kontes perlombaan hasil pertanian.
Petani itu mengaku ia sama sekali tidak mempunyai rahasia khusus karena ia selalu membagi-bagikan bibit jagung terbaiknya pada tetangga-tetangga disekitar perkebunannya.

"Mengapa anda membagi-bagikan bibit jagung terbaik itu pada tetangga-tetangga anda? Bukankah mereka mengikuti kontes ini juga setiap tahunnya?" tanya sang wartawan. "Tak tahukah anda?," jawab petani itu."Bahwa angin menerbangkan serbuk sari dari bunga-bunga yang masak dan menebarkannya dari satu ladang ke ladang yang lain. Bila tanaman jagung tetangga saya buruk, maka serbuk sari yang ditebarkan ke ladang saya juga buruk. Ini tentu menurunkan kualitas jagung saya. Bila saya ingin mendapatkan hasil jagung yang baik, saya harus menolong tetangga saya mendapatkan jagung yang baik pula." Begitu pula dengan hidup …

tiga hal yang harus di perhatikan sebelum mendaki

sering kali dijumpai dalam setiap pendakian gunung, baik yang dilakukan secara profesional maupun amatiran. Prosedur keselamatan dalam pendakian gunung sendiri mencakup beberapa aspek yang sering di sebut dengan PPT atau People, Process, and Technology.

1. People

Adalah individu yang melakukan kegiatan itu sendiri, menurut beberapa mountainners, standar jumlah personil team dalam melakukan sebuah kegiatan pendakian adalah minimal 3 orang. dengan jumlah personil seperti ini, ketika terjadi accident di lapangan, pembagian tugas kelompok dalam merescue korban dapat berjalan dengan baik. Hindari memilih teman mendaki gunung yang tidak begitu anda sukai, karena dalam mendaki gunung membutuhkan kerja team yang kompak, jangan sampai anda mendaki gunung dengan membawa dendam pribadi kepada salah satu anggota team, sehingga menyebabkan cekcok fisik, kecelakaan yang disengaja, hingga kematian, karena masing-masing personil tidak bisa menjaga kekompakkan team.

2. Process

Yang dimaksud process disini…

Macam-macam Pendaki...

Gambar
1.TIPE QUITTERS

Ciri: Tergesa-gesa Ingin cepat sampai Gampang menyerah Mudah bertekuk lutut Senang patah arang Tak berani ambil resiko Bila ditantang perlahan namun pasti mundur kebelakang Negative thinking Kalah sebelum bertanding Tak bernyali hadapi hidup

2.TIPE CAMPERS Dengan cirri-ciri senang mendaki ketinggian tertentu,lalu mengakhiri pendakian,dan memilih berhenti.istirahat dan mendirikan tenda di tempat yang datar.Menikmati kesuksesan ,puas dengan yang diperoleh.ambil jalan selamat dan tak tertantang untuk melanjutkan pendakian apalagi mencari peluang plus mengambil resiko yang lebih besar.lebih baik sich ibanding quitters.tapi BUKAN REAL HERO

3.TIPE CLIMBERS Mereka adalah PENDAKI ABADI DAN P