Langsung ke konten utama

Cara Mengukur Berat Blog ?

Setelah sampah di Gunung kemaren selesai diangkut, postingan kali ini aku mau ngasih tau sobat kalo di blog aku ada yang aneh atau hilang... mau tau? yu..mari..TKP Lanjut!!


Banner aku nggak ada di sini seh? kemana bannernya? ah licik nih ko banerku nggak ada
di sini??...pasti deh sobat semua bertanya seperti itu, saat berkunjung ke blog jelex ini?.
eitt.. sabar bro! tenang dulu... jangan berprasangka yang nggak nggak ya. Mari kita budayakan praduga tak bersalah ok!


Aku mau ngasih penjelasan dulu nih sobat, ceritanya gini..salah satu dari temanku namanyaALiL katanya kalo blogku itu berat banget. trus aku jawab " gimana nggak berat kan blog aku isinya Gunung jadi wajar dong berat... heu..heu..


Awalnya kupikir mungkin koneksi internet dia aja yang sering gangguan alias lemot bin lelet. padahal blog ini
menurutku ringan atau mungkin karena pengaruhTemplate.


Setelah dilihat lagi ternyata bukan Template saja, tapi banner sahabat juga yang lumayan makan tempat gede di blog ini. makanya sekarang banner sobat aku simpan dulu, yang keberatan silakan langsung ke belakang ya (WC,... heu heu..) jangan di sini!


Nah setelah bedah blog selesai aku coba ukur lagi blogku di sini dan hasil akhirnya adalah Size 110.26 KB Load Time 0.15 seconds.

Aku tau cara ngukur berat blogku ini setelah di beritahu oleh yang punya blog ekspresi diri. Kalau sobat mau tau tips mempercepat loading blog sobat bisa lihat di sini.


Jadi kepada sobat semua bukan maksud hatiku melupakanmu dengan menghilangkan banner kalian. tenang aja bannernya sekarang aku simpan dulu di tempat yang aman . suatu hari nanti pasti ku pasang kembali ok! salam lestari...salam rimba!

Untuk sobat yang belum tau ( yang sudah tau terusin aja JJB nya..) silakan ukur berapa berat blognya di bawah ini. selamat mencoba! salam lestari...salam rimba!



































Your domain(s): Enter each address on a new line (Maximum 10)




(eg. iwebtool.com)









Powered by iWEBTOOL

42 komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendaki Punya Puisi

Kerinduan nyanyian alam
Membawa angan melayang
Susuri tapak-tapak kaki silam
Tertutup semak berduri dan berdebu
Yang sekian lama menyesak kalbu
Menguji kekuatan sanubari kehidupan demi kehidupan
Menuju puncak kehormatan meski tanpa bentuk
Seperti terlukis dalam benak


Semakin lama langkah tak terkendali, terseok-seok
Jatuh bangun, kadang keluar jalur setapak
Aku tersentak, bingung, kagum, penat, …

Entah apalagi
Terdiam berdiri kutoleh ke segala penjuru arah
Oh… ternyata harus jengah sejenak mengusap keringat
Dingin berselimut kabut terasa menusuk belulang
Terduduk lamunan membawa bimbang
Pada seluruh perseteruan rasa, asa, dan maut…


Namun, gejolak itu cepat mereda terbuai
Rona alam yang tak asing dalam ingatan
Keabadian edelweis mengejek sisa-sisa semangat
Aku marah …
Aku berontak menggandeng segenap rasa
Yang bersemayam dalam diri mencoba jejakkan langkah
Pada episode selanjutnya


Akhirnya, …
Perjalanan hidup mati ini pun sampai pada puncaknya
Sembah sujud mencium tanah kebebasan
Semb…

Kisah dibalik hilangnya tujuh pendaki

...hahahaha.. kata itu yang pantas aku ucapkan setelah selesai mendaki bersama TIM Gabungan pencari korban. Betapa tidak, berawal dari kepanikan salah seorang anggota pendaki, hingga akhirnya merembet ke kota bahkan seluruh negeri, menjadi berita utama media massa, dikhawatirkan orangtua, dan dicari-cari puluhan orang di gunung, padahal mereka sendiri (merasa) baik-baik saja di gunung. Sempat ada dugaan, bahwa Trias yang bukan anggota Tribuana digojlok oleh teman-temannya, sengaja disuruh berjalan sendiri, hingga kemudian dia panik dan mengirim sms ke salah satu temannya di Jakarta. Tapi hal ini tidak benar, kata Zion, leader, yang mengatakan bahwa Trias memang mendahului teman-temannya agar lebih cepat mencapai puncak. Trias hampir terjebak gelap, panik, Selama beberapa hari mereka menjadi berita utama di media massa, sementara (katanya) mereka baik-baik saja di gunung. Bahkan oleh warga yang menemukan mereka katanya mereka sedang enak-enak bikin sop ayam. Tentu saja mereka mengelak…

JALUR PENDAKIAN ALTERNATIF GUNUNG GEDE

Sebelumnya kami mohon maaf bila tulisan ini tidak berkenan di beberapa orang/instansi karena tulisan di bawah ini saya hadirkan bukan bermaksud untuk mengajak teman-teman pendaki/pecinta alam untuk menjadikan jalur ini sebagai jalur utama.. karena judulnya juga kan Jalur alternatif. Ini hanya sebagai sumber tambahan lain bahwa keindahan gunung Gede dan Pangrango dapat dinikmati dari semua sisi dan tentunya akan menjadi sebuah perjalanan yang menyenangkan, menantang dan takkan terlupakan.
Pertama kali saya dan teman teman BeeMouNTaiN Adventure mendapatkan informasi ini dari seorang petani di wilayah kaki gunung Gede Pangrango tepatnya di sekitar daerah Pasir Datar Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi. Saat itu saya sedang bersilaturahmi dengan seorang teman yang sama-sama suka mendaki gunung juga. Awalnya rencana saya mendaki gunung akan memakai jalur resmi yaitu dari jalur Cibodas dan Gunung Putri Cianjur, namun entah kenapa dalam pikiran muncul niat untuk mencoba jalur yang di …