Langsung ke konten utama

Keindahan di Pulau Gili Yang Terabaikan

         Pulau gili ketapang adalah salah satu pulau kecil yang terletak sebelah utara kabupaten probolinggo..pulau yang dihuni oleh sekitar hampir kurang lebih 10000 penduduk ini menyajikan berbagai keindahan alam seperti keadaan air laut nya yang jernih sehingga cocok untuk melakukan aktifitas olahraga seperti snoorkling,diving dan untuk kegiatan air lainnya.Selain itu keramahan penduduk nya yang selalu terbuka pada wisatawan luar membuat kita merasa tidak asing ketika berada disana dan merasa dekat para penduduk disana.
          Akses yang digunakan untuk sampai ke pulau ini yaitu hanya menggunakan perahu mesin kayu dari pelabuhan kota probolinggo yang sudah biasa digunakan warga yang melakukan aktifitas penyebrangan dari pulau gili ke pelabuhan tersebut atau pun sebalik nya.Dan ongkos nya pun relatif murah setiap orang dewasa hanya dikenakan tarif  Rp.6000 saja sedangkan untuk anak-anak hanya setengah dari ongkos tarif dewasa.Dan waktu tempuh untuk bisa sampai ke pulau gili kurang lebih sekitar 45 menit.
          Selain menyajikan wisata air untuk snorkling,ternyata pulau gili juga mempunyai tempat wisata religi.Tempat ini dinamakan GOA KUCING.Dinamakan goa kucing,karena konon tempat ini selalu dipenuhi oleh kucing-kucing pada malam tertentu seperti malam jum'at legi (nama salah satu hari dalam bahasa jawa).Dan menjadi salah satu tempat yang dianggap keramat oleh warga sekitar.Tak heran selalu banyak para penziarah pada malam itu yang datang untuk melakukan tirakat dan berdo'a disana.Tempat nya hanya berupa ruangan,tapi didalam nya terdapat goa  seperti sumur yg berukuran sekitar 1,5 meter dan terdapat sumur air kecil juga didalamnya yang dipercaya airnya memiliki khasiat untuk mengobati penyakit.
         Mayoritas para penduduk di pulau gili ini adalah dari keturunan madura.Dan bahasa sehari-hari yang digunakan oleh masyaraktnya pun adalah bahasa madura. Karena letak pemukiman warga yang berada di tengah lautan menjadikan mayoritas penduduk di pulau gili ini bermata pencaharian sebagai nelayan.Tak heran ketika kita sampai disana.pemandangan pertama kita akan disuguhkan oleh perahu-perahu warga sekitar yang berada di tepian pantai.
          Berbagai keunikan akan kita lihat selama kita berjala-jalan di pulau gili ini.Mulai dari kebiasaan penduduk, khususnya para penduduk wanita  yang kebanyakan selalu menggunakan kain sarung sebagai pakain yang digunakan sehari-hari.Sampai banayk rombongan kambing yang selalu memenuhi hampir setiap jalan di pulau gili.Karena maklum kambing-kambing disini dibiarkan secara liar.Dan jangan kaget  kalau kita berkunjung kesana kita akan menemui kambing-kambing yang memakan sampah di tepi-tepi pantai.Karena tidak ada nya rumput yang membuat kambing-kambing ini harus beradaptasi dengan lingkungannya guna mempertahankan kelangsugan hidupnya.Selain memakan sampah kambing-kambing ini ternyata suka juga memakan kertas bahkan uang kertas pun mereka makan.Jadi jika anda pergi kesana pastikan uang anda tersimpan rapat dalam tas,kalau tidak mau dijadikan makan oleh kambing-kambing disana.
           Akses air bersih di pulau gili ini sudah menggunakan PDAM walau pun beberapa bulan yang lalu sempat mati karena salurannya yang mengalami kerusakan akibat hantaman kapal yang melewatinya.Tapi sekarang warga sudah mulai bisa menikmatinya kembali.
          Dan Untuk masalah penerangan.Di pulau gili hanya mendapat kan penerangan mulai dari pukul 05.00 petang sampai pukul 07.00 pagi saja..seterusnya para warga harus menunggu hingga petang kembali untuk mendapatkan penerangan nya.
          Dibalik pulau gili yang menyimpan keindahan alam dan keunikan para penduduknya tadi,ternyata di pulau gili pun mempunyai masalah yang dari dulu belum terselesaikan.Masalah-masalah tersebut masih mengenai soal kebersihan.Dimana banyak sekali sampah-sampah yang masih  berserakan di tepian pantai.Ditambah kotoran-kotoran kambing yang tercecer dimana-mana sepanjang pulau gili,sehingga menutupi keindahan-keindahan yang ada dildalmnya.Serta kurang turut serta nya pemerintah setempat yang asnagat disayangkan untuk membantu dalam program pelestarian pulau tersebut untuk menjadi salah satu obyek wisata di Jawa Timur khususnya di kota Probolinggo.
Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendaki Punya Puisi

Kerinduan nyanyian alam
Membawa angan melayang
Susuri tapak-tapak kaki silam
Tertutup semak berduri dan berdebu
Yang sekian lama menyesak kalbu
Menguji kekuatan sanubari kehidupan demi kehidupan
Menuju puncak kehormatan meski tanpa bentuk
Seperti terlukis dalam benak


Semakin lama langkah tak terkendali, terseok-seok
Jatuh bangun, kadang keluar jalur setapak
Aku tersentak, bingung, kagum, penat, …

Entah apalagi
Terdiam berdiri kutoleh ke segala penjuru arah
Oh… ternyata harus jengah sejenak mengusap keringat
Dingin berselimut kabut terasa menusuk belulang
Terduduk lamunan membawa bimbang
Pada seluruh perseteruan rasa, asa, dan maut…


Namun, gejolak itu cepat mereda terbuai
Rona alam yang tak asing dalam ingatan
Keabadian edelweis mengejek sisa-sisa semangat
Aku marah …
Aku berontak menggandeng segenap rasa
Yang bersemayam dalam diri mencoba jejakkan langkah
Pada episode selanjutnya


Akhirnya, …
Perjalanan hidup mati ini pun sampai pada puncaknya
Sembah sujud mencium tanah kebebasan
Semb…

Kisah dibalik hilangnya tujuh pendaki

...hahahaha.. kata itu yang pantas aku ucapkan setelah selesai mendaki bersama TIM Gabungan pencari korban. Betapa tidak, berawal dari kepanikan salah seorang anggota pendaki, hingga akhirnya merembet ke kota bahkan seluruh negeri, menjadi berita utama media massa, dikhawatirkan orangtua, dan dicari-cari puluhan orang di gunung, padahal mereka sendiri (merasa) baik-baik saja di gunung. Sempat ada dugaan, bahwa Trias yang bukan anggota Tribuana digojlok oleh teman-temannya, sengaja disuruh berjalan sendiri, hingga kemudian dia panik dan mengirim sms ke salah satu temannya di Jakarta. Tapi hal ini tidak benar, kata Zion, leader, yang mengatakan bahwa Trias memang mendahului teman-temannya agar lebih cepat mencapai puncak. Trias hampir terjebak gelap, panik, Selama beberapa hari mereka menjadi berita utama di media massa, sementara (katanya) mereka baik-baik saja di gunung. Bahkan oleh warga yang menemukan mereka katanya mereka sedang enak-enak bikin sop ayam. Tentu saja mereka mengelak…

JALUR PENDAKIAN ALTERNATIF GUNUNG GEDE

Sebelumnya kami mohon maaf bila tulisan ini tidak berkenan di beberapa orang/instansi karena tulisan di bawah ini saya hadirkan bukan bermaksud untuk mengajak teman-teman pendaki/pecinta alam untuk menjadikan jalur ini sebagai jalur utama.. karena judulnya juga kan Jalur alternatif. Ini hanya sebagai sumber tambahan lain bahwa keindahan gunung Gede dan Pangrango dapat dinikmati dari semua sisi dan tentunya akan menjadi sebuah perjalanan yang menyenangkan, menantang dan takkan terlupakan.
Pertama kali saya dan teman teman BeeMouNTaiN Adventure mendapatkan informasi ini dari seorang petani di wilayah kaki gunung Gede Pangrango tepatnya di sekitar daerah Pasir Datar Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi. Saat itu saya sedang bersilaturahmi dengan seorang teman yang sama-sama suka mendaki gunung juga. Awalnya rencana saya mendaki gunung akan memakai jalur resmi yaitu dari jalur Cibodas dan Gunung Putri Cianjur, namun entah kenapa dalam pikiran muncul niat untuk mencoba jalur yang di …